Ini Alasan Rusia Keluar dari Kesepakatan Senjata Nuklir INF dengan Amerika

Anton Suhartono
Rusia menegaskan tidak merasa terikat lagi oleh perjanjian pengendalian senjata nuklir menengah INF dengan AS (Foto: AP)

“Keputusan mengenai parameter spesifik dari respons Rusia akan dibuat oleh pimpinan tertinggi negara, berdasarkan analisis atas pengerahan rudal AS dan sekutunya serta situasi strategis secara keseluruhan,” jelas Kemlu Rusia.

Rusia Siap Kembangkan Rudal Baru

Presiden Vladimir Putin sendiri telah memberikan sinyal sejak November 2025 bahwa Rusia tengah mengembangkan kembali rudal jarak menengah dan pendek, sebagai bentuk penyeimbang atas ancaman militer AS. Kremlin bahkan menyatakan tidak menutup kemungkinan pengerahan senjata tersebut di kawasan Asia-Pasifik, jika tekanan dari Washington dan sekutunya terus meningkat.

Putin juga memperingatkan bahwa kehancuran perjanjian INF dan kerangka kerja pengendalian senjata nuklir lainnya dapat mengikis keamanan global secara signifikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

17 jam lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

24 jam lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal