Ini Negara Pertama yang Dikunjungi Joe Biden Setelah Dilantik sebagai Presiden AS

Djairan
Joe Biden (Foto: AFP)

Sementara itu Biden juga akan menerapkan kebijakan baru di hari-hari pertama jabatannya. Dia akan meneken beberapa perintah eksekutif, termasuk membatalkan kebijakan kontroversial di masa pemerintahan Donald Trump. Salah satu perintah eksekutif yang akan dia teken adalan pencabutan larangan perjalanan bagi negara-negara berpenduduk mayoritas muslim.

Kebijakan itu akan memberi pengaruh besar untuk pertama kali bagi warga Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman sejak diterapkan Trump pada Januari 2017. Dia melarang masuk pendatang dari tujuh negara tersebut memasuki AS. 

Selain itu Biden juga akan meneken bergabung kembali AS ke Kesepakatan Iklim Paris. Perjanjian yang disepakati pada 2016 itu merupakan ikrar global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan kebijakan sadar lingkungan lainnya. 

"Selama kampanye, presiden terpilih Biden berjanji mengambil tindakan segera untuk mulai mengatasi krisis ini dan membangunnya kembali dengan lebih baik," ujar kepala staf Gedung Putih pilihan Biden, Ron Klain.

"Sebagai presiden, dia akan menepati janji-janji itu dan menandatangani belasan perintah eksekutif, memorandum, dan arahan kepada badan-badan kabinet untuk memenuhi janji yang dia buat," kata Klain, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

2 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

2 hari lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

2 hari lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal