Ini yang Akan Dilakukan Jenderal Min Aung Hlaing Setelah Gulingkan Aung San Suu Kyi

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: MRTV via Reuters)

YANGON, iNews.id - Pemimpin baru Myanmar pascakudeta memprioritaskan beberapa agenda selama pemerintahan transisi setahun ke depan. Mereka akan menyelidiki kecurangan pemilu November 2020 serta penanganan wabah Covid-19.

Pemimpin Myanmar hasil kudeta Jenderal Min Aung Hlaing mengumumkan langkah tersebut dalam pertemuan pertama pemerintahan baru di Ibu Kota Naypyitaw, Selasa (2/2/2021).

Surat kabar pemerintah, Global New Light of Myanmar, dalam terbitan Rabu (3/2/2021) melaporkan, tuduhan kecurangan pemilu merupakan salah satu alasan militer menggulingkan kekuasaan Aung San Suu Kyi.

Disebutkan, Suu Kyi tidak merespons permintaan terkait tuduhan pelanggaran pemilu yang meluas. 

Komisi pemilihan Myanmar UEC pada 4 hari sebelum kudeta militer menyatakan tidak ada pelanggaran masif dalam pemilu yang bisa memengaruhi hasil suara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

24 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

26 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

1 bulan lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal