Innalillahi, Ratusan Muslim Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Terjangan Topan Mocha

Anton Suhartono
Topan Mocha menerjang Rakhine, Myanmar, pada Minggu (14/5) dikhawatirkan menewaskan ratusan Muslim Rohingya (Foto: Maxar via Reuters)

YANGON, iNews.id - Ratusan orang dikhawatirkan meninggal dunia akibat terjangan Topan Mocha yang melanda Negara Bagian Rakhine, Myanmar, akhir pekan lalu. Wilayah Rakhine dihuni banyak Muslim Rohingya. Upaya pengiriman bantuan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan terhambat akibat rusaknya infrastruktur.

Angin berkecepatan 210 km per jam menyapu ibu kota Rakhine, Sittwe, pada Minggu (14/5/2023), menghancurkan banyak rumah serta memicu hujan deras yang menyebabkan banjir.

Penduduk Rakhine mengatakan, sedikitnya 100 orang tewas dan jumlah penduduk yang masih hilang lebih banyak lagi. Mereka belum mendapat bantuan apa pun.

Seorang penduduk Rakhine yang meminta namanya tak dipublikasikan dengan alasan keamanan, mengatakan kepada Reuters, Selasa (16/5/2023), lebih dari 100 orang Muslim Rohingya meninggal. Angka itu didapat berdasarkan penghitungan di beberapa desa yang dia kunjungi pasca-terjangan topan.

Keterangan yang sama disampaikan warga di beberapa daerah lainnya kepada Reuters. Media online Myanmar Now juga melaporkan ratusan orang dikhawatirkan meninggal.

Serangan Topan Mocha kali ini merupakan yang terburuk di Myanmar sejak terjangan Nargis yang menewaskan hampir 140.000 orang pada 2008.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
1 bulan lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
1 bulan lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
2 bulan lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
2 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal