Intimidasi Iran, Trump Sebut Rudal AS Jatuh hanya 60 Km dari Ibu Kota Teheran

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan militermya akan kembali menyerang Iran pada Kamis (11/6) jika negara itu tetap enggan meneken perjanjian damai (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan militermya akan kembali menyerang Iran pada Kamis (11/6/2026) jika negara itu tetap menolak menandatangani kesepakatan damai bersadarkan proposal yang diajukan negosiatornya.

Dikutip dari Fox News, menggunakan kata-kata kasar, Trump memperbarui ancamannya tersebut.

Trump juga mengeklaim, sebanyak 49 rudal Tomahawk digunakan untuk menyerang target di wilayah Iran dalam serangan terbaru pada Rabu (10/6/2026) malam waktu setempat. Beberapa di antaranya jatuh berjarak hanya 64 km dari jantung Ibu Kota Teheran.

"Presiden mengatakan jet tempur AS juga beroperasi di atas langit Iran, menghancurkan sistem radar dan sistem pertahanan udara di sebelah barat daya negara itu, dekat dengan Teluk Persia," demikian laporan Fox News.

Trump lalu mengeklaim, para pejabat tinggi Iran menghubunginya dan meminta AS untuk menghentikan pemboman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

2 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

2 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

2 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal