Irak Kutuk Pengeboman Rumah Sakit di Gaza, Desak Israel Patuhi Hukum Internasional

Muhammad Fida Ul Haq
Israel dituding mengebom rumah sakit di Gaza (Foto: Reuters)

PBB didesak dapat memenuhi tanggung jawab internasional untuk segera menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan Israel.

Perkembangan terbaru, sebanyak 3.300 warga Gaza, Palestina meninggal dunia akibat serangan Israel. Lebih dari 13.000 orang terluka.

Jumlah total warga Palestina yang ditahan oleh pasukan Israel di Tepi Barat telah meningkat menjadi 750 orang. Namun angka tersebut tidak termasuk pekerja dari Gaza yang ditahan.

Sementara itu, situasi bahan bakar di Jalur Gaza sangat kritis. Kementerian Kesehatan sangat membutuhkan bahan bakar untuk rumah sakit dan telah mengeluarkan peringatan yang meminta siapa pun yang memiliki satu liter bahan bakar untuk menghubungi mereka.

Satu liter bahan bakar bisa menyelamatkan nyawa di Gaza. Rumah Sakit Al-Shifa terpaksa menutup beberapa departemennya karena kekurangan bahan bakar untuk generator daruratnya. Rumah sakit lain juga akan ditutup dalam beberapa jam ke depan.

Beberapa rumah sakit di wilayah utara harus ditutup pada hari-hari pertama pemboman Israel karena tidak aman untuk tetap buka setelah menerima peringatan dari Israel.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 jam lalu

Board of Peace Gelontorkan Rp43 Triliun untuk Gaza, 66 Proyek Pemulihan Rampung dalam 6 Bulan

7 jam lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

10 jam lalu

Board of Peace Rilis Proyek Pemulihan Gaza Selama 6 Bulan, Habiskan Rp43 Triliun

17 jam lalu

Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal