Iran Akan Balas Kematian Jenderal Soleimani, AS: Keputusan yang Sangat Buruk

Anton Suhartono
Robert O'Brien (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Iran bersumpah akan membalas kematian komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020).

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta mantan komandan pasukan Garda Revolusi bersumpah membalas dendam.

Selain itu Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi melalui suratnya kepada Dewan Keamanan (DK) dan Sekjen Antonio Guterres bahwa di bawah hukum internasional, negaranya berhak membela diri dari serangan AS.

Ravanchi menulis, pembunuhan Soleimani, dalam bentuk apa pun, merupakan bentuk nyata aksi terorisme dari negara dan tindakan kriminal.

"Pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya, yang diatur dalam Piagam PBB," kata Ravanchi, dikutip dari Reuters, Sabtu (4/1/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

2 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

2 hari lalu

Donald Trump Perintahkan Kibarkan Bendera AS Setengah Tiang untuk Hormati Dolly Parton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal