Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

Anton Suhartono
Iran melabeli Inggris sebagai kaki tangan Amerika Serikat dalam konflik yang tengah memanas (Foto: AP)

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beberapa kali mengkritik pemerintah Inggris serta mantan Perdana Menteri Keir Starmer karena dinilai enggan terlibat langsung dalam operasi militer melawan Iran.

Beberapa hari setelah perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari, Inggris memberikan izin kepada AS untuk memanfaatkan sejumlah pangkalan militernya, termasuk RAF Fairford di Gloucestershire dan Diego Garcia di Samudera Hindia. Pangkalan-pangkalan tersebut dinilai strategis untuk mendukung operasi terhadap infrastruktur militer Iran, terutama yang berkaitan dengan ancaman terhadap negara-negara Teluk dan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Kebijakan itu tidak diubah setelah Andy Burnham menjabat sebagai perdana menteri. Ia disebut telah diberi tahu bahwa keputusan memperpanjang perjanjian penggunaan pangkalan oleh AS tetap berlaku.

Sebelumnya, pada 19 Maret, Iran menembakkan dua rudal balistik ke pangkalan Diego Garcia milik Inggris di Kepulauan Chagos. Satu rudal dilaporkan gagal mencapai sasaran, sementara rudal lainnya berhasil dicegat kapal perang AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

22 jam lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Iran Peringatkan Dampak Perang Ekonomi AS: Negara Teluk Kena Getahnya

1 hari lalu

Perang AS-Iran Merembet ke Energi, Teheran Ancam Lumpuhkan Fasilitas Minyak AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal