Iran Bantah Hukum Gantung Demonstran: Tak Ada Rencana Sama Sekali

Anton Suhartono
Iran membantah tudingan menerapkan hukuman gantung terhadap demonstran yang ditangkap selama gelombang kerusuhan akhir Desember 2025 (Foto: BBC)

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengancam akan melancarkan serangan militer ke Iran jika pemerintah Teheran menggantung atau mengeksekusi demonstran yang ditahan aparat keamanan.

Gelombang demonstrasi di Iran pecah sejak 28 Desember 2025, dipicu oleh gejolak ekonomi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial terhadap dolar AS. Aksi awal dimulai dari mogok kerja para pemilik toko di Pasar Besar Teheran sebelum meluas ke berbagai kota besar lainnya.

Meski awalnya berlangsung damai, demonstrasi kemudian berubah menjadi kerusuhan yang diwarnai pembakaran dan bentrokan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal