Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!

Anton Suhartono
Iran membantah klaim Donald Trump yang menyebut para pejabat tinggi Teheran menghubunginya untuk meminta penghentian serangan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut para pejabat tinggi Teheran menghubunginya untuk meminta penghentian serangan militer AS. Seorang pejabat senior Iran menegaskan tidak ada komunikasi apa pun dengan Trump maupun pejabat AS lainnya di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, pejabat tersebut memastikan pemerintah Iran saat ini hanya fokus mempertahankan diri dari serangan serta mempersiapkan pembalasan terhadap AS. Dia menegaskan klaim Trump mengenai adanya permohonan dari pejabat Iran untuk menghentikan pemboman tidak benar.

“Tak ada komunikasi apa pun dengan Trump maupun pejabat AS lainnya saat ini,” kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa prioritas Iran adalah membela negara dan menyiapkan respons terhadap serangan militer Amerika.

Sebelumnya, Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran. Presiden AS itu menegaskan militernya akan kembali menyerang Iran pada Kamis (11/6/2026) jika Teheran tetap menolak menandatangani kesepakatan damai berdasarkan proposal yang diajukan para negosiator Washington.

Dikutip dari Fox News, Trump menggunakan nada keras saat memperbarui ancamannya. Dia juga mengklaim sebanyak 49 rudal Tomahawk digunakan dalam serangan terbaru terhadap target-target di Iran pada Rabu (10/6/2026) malam waktu setempat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

1 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

2 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal