TEHERAN, iNews.id -Iran menjanjikan pembalasan lebih dahsyat jika militer Amerika Serikat (AS) menyerang negaranya kembali. Serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah berikutnya akan asimetris dan berlapis-lapis.
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref mengatakan, serangan terbaru AS pada Selasa (1/9/2026) telah mengubah perhitungan keamanan serta doktrin pertahanan negaranya.
“Kejahatan AS baru-baru ini terhadap negara Iran telah mengubah perhitungan keamanan dan doktrin pertahanan kami. Mulai sekarang, tanggapan kami akan bersifat asimetris, berlapis-lapis, dan bertujuan merampas keamanan dari agresor,” kata Aref, dalam posting-an di media sosial X, dikutip Jumat (4/9/2026).
Bukan hanya dampak militer, dia juga memperingatkan konsekuensi ekonomi bagi AS.
“Amerika harus mempertimbangkan untuk menimbun bensin atau bahan bakar, bulan-bulan yang kelam menanti ekonomi Amerika,” ujarnya.