Iran Kembali Tuduh AS sebagai Dalang Penyebaran Wabah Virus Corona

Ahmad Islamy Jamil
Pendeta Syiah, Mehdi Taeb. (Foto: Alarabiyah)

Kota suci Syiah Qom adalah pusat penyebaran virus corona di Iran. Di Iran, penduduk yang meninggal dunia akibat corona mencapai 3.739 orang. Sementara, total penduduk yang terinfeksi Covid-19 di negara itu hingga kemarin sebanyak 60.500 orang.

“Tidak masalah bagi mereka (AS) berapa banyak orang di dunia yang akan mendapatkan virus dan berapa banyak orang akan terbunuh,” kata Taeb.

Taeb bukan satu-satunya pejabat tinggi Iran yang menyalahkan AS atas pandemi corona saat ini. Pada 22 Maret lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei mengatakan bahwa negaranya tidak akan menerima bantuan AS dalam bentuk apa pun untuk penanganan virus corona. Dia meyakini, AS telah memproduksi virus itu.

Pimpinan IRGC, Hossein Salami, pada awal Maret lalu mengatakan bahwa wabah itu bisa jadi bentuk serangan biologis AS terhadap Iran. Sementara, pendeta senior Iran, Ayatollah Hashem Bathaei-Golpaygani, menuduh AS sengaja memproduksi dan menyebarkan virus corona di Cina. Setelah mengeluarkan pernyataan tersebut, Bathaei-Golpaygani kemudian meninggal karena virus itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Didepak dari Tur Konser Ed Sheeran, Rapper Macklemore Sumbang Rp18 Miliar untuk Palestina

20 jam lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

22 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

22 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal