Iran Mungkin Tingkatkan Pengayaan Uranium Jadi 60 Persen, AS Sebut Ancaman

Anton Suhartono
Foto satelit aktivitas di fasilitas nuklir Iran (Foto: Twitter)

DUBAI, iNews.id - Iran kemungkinan akan meningkatkan pengayaan uranium menjadi 60 persen jika diperlukan, mengabaikan tekanan Amerika Serikat (AS) atas program nuklirnya.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, negaranya tak akan membatasi pengayaan kemurnian uranium hanya 20 persen sebagaimana dicapai sebelum penandatanganan kesepakatan nuklir rencana aksi bersama JCPOA tahun 2015.

Kesepakatan nuklir Iran 2015 yang diteken bersama enam negara, yakni AS, Inggris, Prancis, Jerman, China, dan Rusia, membatasi Iran untuk memurnikan fisil pada 3,67 persen. Namun sejak AS keluar dari kesepakatan itu pada Mei 2018, Iran kembali meningkatkannya. Butuh pengayaan uranium hingga 90 persen bagi Iran untuk bisa membuat senjata nuklir.

"Tingkat pengayaan uranium Iran tidak akan dibatasi hingga 20 persen. Kami akan meningkatkannya berapa pun yang dibutuhkan. Kami bisa meningkatkannya menjadi 60 persen," kata Khamemeni kepada stasiun televisi pemerintah, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (23/2/2021).

Dia juga menuduh AS dan Eropa berlaku tidak adil dalam kesepakatan seraya menegaskan Iran tak akan tunduk pada tekanan apa pun terkait program nuklirnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal