Iran Pastikan Hentikan Pengayaan Uranium akibat Serangan AS

Anton Suhartono
Iran memastikan aktivitas pengayaan uraniumnya terhenti akibat serangan militer AS pada 22 Juni (Foto: Maxar via AP)

"Para ilmuwan kami sendiri, dan sekarang, lebih dari itu, ini adalah masalah kebanggaan nasional," ujarnya.

Stok uranium Iran yang diperkaya hingga 60 persen diperkirakan mencapai 400 kg. Sementara uranium tingkat senjata membutuhkan pengayaan sekitar 90 persen. 

Menurut pejabat AS dan Israel, uranium itu berada di tiga lokasi fasilitas nuklir yang rusak, dan belum bisa diakses hingga saat ini. 

Juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, sebelumnya mengatakan, negaranya bisa menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) dan mulai memperkaya uranium di atas 60 persen jika tekanan sanksi berlanjut.

Sementara itu Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan, Iran tidak melihat adanya masalah untuk melanjutkan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.

Iran tetap akan melanjutkan perundingan nuklir, namun tanpa melibatkan AS. Rencananya pertemuan tingkat wail menteri luar negeri antara Iran dengan tiga negara Eropa, yakni Inggris, Prancis, dan Jerman akan digelar Jumat pekan ini di Istanbul, Turki. 

Iran memutuskan kembali ke meja perundingan stelah ketiga negara Eropa itu (E3) mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada jika enggan kembali ke meja perundingan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

16 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

17 jam lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

18 jam lalu

Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal