Iran: Perang Tak Akan Berakhir Sesuai Keinginan Trump

Anton Suhartono
Iran memperingatkan Donald Trump bahwa perang tidak akan berakhir sesuai keinginannya jika AS kembali melancarkan serangan (Foto: AP)

Dia menyebut rekam jejak Trump yang dinilai kerap mengingkari kesepakatan menjadi salah satu alasan Iran tidak bisa mengendurkan kewaspadaan.

Pernyataan tersebut muncul ketika konflik AS-Israel melawan Iran yang pecah sejak 28 Februari 2026 belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Meski kedua pihak pernah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada 17 Juni, ketegangan masih berlangsung, terutama menyangkut keamanan kawasan dan navigasi di Selat Hormuz.

Pemimpin Tertinggi Iran Ikut Ancam AS dan Israel

Peringatan Akraminia bukan satu-satunya ancaman yang disampaikan Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga mengeluarkan peringatan keras kepada AS dan Israel jika kembali melancarkan serangan.

Financial Times melaporkan pada Sabtu (31/10/2026), Mojtaba memperingatkan bahwa setiap serangan baru akan dibalas Iran tanpa batasan geografis.

Dia bahkan meminta agar basis data target Iran mencakup aset keuangan dan kepentingan lain milik AS serta Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi

7 jam lalu

Trump Mungkin Serang Iran Habis-habisan jika Partai Republik Kalah Telak dalam Pemilu AS

2 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

3 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal