Iran Peringatkan Prancis: Menghina Nabi Muhammad Memicu Kekerasan dan Pertumpahan Darah

Arif Budiwinarto
Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengecam keras penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis. (foto: AFP)

Pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang mengatakan negara tidak akan memberikan ruang bagi aksi teror serta akan menjamin kebebasan berekspresi dan berpendapat, artinya penggambaran kartun Nabi Muhammad tidak dilarang.

Hassan Rouhani ikut bersuara mengenai kontroversi tersebut. Dia dengan tegas mengecam keras penerbitan kartun Nabi Muhammad yang merupakan bentuk penghinaan seluruh muslim di dunia.

"Meghina Nabi bukanlah pencapaian. Itu tidak bermoral. Ini mendorong kekerasan," kata Rouhani dikutip dari AFP, Kamis (29/10/2020).

"Mengejutkan bahwa ini akan datang dari mereka yang mengklaim berbudaya dan berdemokrasi. Entah bagaimana, sengaja atau tidak, mereka mendorong kekerasan dan pertumpahan darah," lanjutnya.

Barat berhutang pada Nabi Muhammad

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
33 menit lalu

Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Internasional
7 jam lalu

AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini

Internasional
11 jam lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Internasional
19 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news