Iran Peringatkan Trump Tak Terjebak dengan Provokasi Israel Ciptakan Perang di Irak

Anton Suhartono
Mohammad Javad Zarif (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif mengingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar tidak terjebak dengan rencana Israel memprovokasi perang di Irak

Kedubes AS di Zona Hijau, Baghdad, menjadi target serangan roket beberapa bulan terakhir. Kelompok militan pro-Iran dituduh sebagai pelakunya.

"(Laporan) Intelijen terbaru dari Irak menunjukkan agen provokator Israel sedang merencanakan serangan terhadap warga Amerika, menempatkan Trump yang segera lengser terikat dengan casus belli (insiden yang memicu perang) palsu," kata Zarif, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali Reuters, Minggu (3/1/2021).

"Hati-hati dengan jebakan, @realDonaldTrump. Kembang api bisa jadi bumerang," katanya, lagi.

Peringatan ini disampaikan Zarif berkenaan dengan peringatan setahun terbunuhnya komandan pasukan elite Quds, Pasukan Garda Revolusi, Qasem Soleimani di bandara Baghdad, pada Januari 2020. Soleimani tewas dalam serangan drone militer AS atas perintah langsung Trump.

Iran sebelumnya juga menuduh Israel dan AS berada di balik serangan yang menewaskan ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhrizadeh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 menit lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
4 jam lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Internasional
4 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
5 jam lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal