Iran Perkaya Uranium hingga Tingkat 60 Persen Mulai Hari Ini

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan dari udara lokasi fasilitas nuklir Iran di wilayah Natanz. (Foto: Reuters)

Tak lama setelah pengumuman itu, media Pemerintah Iran melaporkan bahwa perundingan nuklir yang sedianya dilangsungkan pada Rabu ini di Wina, Austria, terpaksa ditunda hingga Kamis (15/4/2021) lantaran anggota delegasi Uni Eropa ada yang tertular virus corona.

Perundingan yang dihadiri Iran dan sejumlah kekuatan dunia (Inggris, Prancis, Rusia, Jerman, dan China) itu bertujuan untuk menghidupkan kembali Kesepakatan Nuklir 2015 yang ditinggalkan Amerika Serikat semasa pemerintahan Donald Trump.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada Februari lalu mengatakan bahwa Teheran bisa saja memperkaya kemurnian uranium hingga level 60 persen jika negara itu memang membutuhkannya.

“Tingkat pengayaan uranium Iran tidak akan dibatasi hingga 20 persen. Kami akan tingkatkan ke tingkat apa pun yang dibutuhkan negara. Kami dapat meningkatkannya hingga 60 persen,” kata Khamenei saat itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal