Iran Potong Jari Pria karena Kasus Pencurian, Amnesty: Penyiksaan Menjijikkan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi penjara Iran. (FOTO: Atta Kenare/AFP)

TEHERAN, iNews.id - Lembaga Amnesty International mengecam pihak berwenang Iran karena memotong jari seorang pria yang dihukum karena kasus pencurian.

Kelompok hak asasi itu menyatakan amputasi yang dilakukan di sebuah penjara Provinsi Mazandaran di wilayah utara negara itu, merupakan bentuk penyiksaan yang menjijikkan.

Pejabat Iran mengatakan pria itu dinyatakan bersalah atas 28 perkara kasus pencurian.

Hukum pidana Islam di Iran menyebut, pencurian pada kesempatan pertama dapat dihukum dengan melakukan amputasi atas empat jari tangan kanan.

Otoritas Iran membela tindakan amputasi itu sebagai cara terbaik mencegah pencurian, walaupun diprotes berbagai organisasi hak asasi manusia internasional.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
17 jam lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

1 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

1 hari lalu

2 Kapal Kargo Singapura Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 1 di Antaranya Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal