Iran Sebut Kapal Tankernya Ditahan Inggris atas Permintaan AS

Anton Suhartono
Tanker Iran dikawal kapal AL Inggris di Selat Gibraltar (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mendesak Inggris untuk mengembalikan kapal tanker Grace I yang ditahan di Selat Gibraltar, Kamis (4/7/2019). Gibraltar merupakan wilayah Inggris yang berada di ujung selatan Spanyol, pintu masuk menuju Laut Mediterania.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyebut, penahanan tanker tersebut tak bisa diterima dan menuduh Inggris bertindak atas permintaan Amerika Serikat (AS).

Semua pernyataan itu telah disampaikan kepada Duta Besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire, yang dipanggil sebagai bentuk protes.

"Menyerukan agar kapal tanker minyak segera dibebaskan, mengingat kapal itu telah disita atas permintaan AS, berdasarkan informasi tersedia," bunyi pernyataan kemlu, dikutip dari AFP, Jumat (5/7/2019).

Pihak berwenang Gibraltar sebelumnya menyatakan, tanker itu membawa minyak mentah yang diduga akan dikirim ke Suriah. Langkah tersebut melanggar sanksi Uni Eropa sehingga dilakukan penahanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Rusia Dukung Iran Perang Lawan AS, Presiden Pezeshkian Berterima Kasih ke Putin

9 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu AS: Akan Kami Balas dengan Dahsyat

10 jam lalu

Presiden Iran Tawarkan AS Berdamai Lagi: Kembalilah ke MoU!

14 jam lalu

Trump Murka Pangkalan AS Digempur Habis-habisan Iran, Ancam Serang Lebih Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal