Iran Sebut Kapal Tankernya Ditahan Inggris atas Permintaan AS

Anton Suhartono
Tanker Iran dikawal kapal AL Inggris di Selat Gibraltar (Foto: AFP)

Grace 1 dihentikan oleh polisi dan petugas bea cukai dibantu Marinir Kerajaan Inggris. Titik penahanan adalah 4 kilometer sebelah selatan Gibraltar, perairan yang dianggap masih masuk Inggris, meskipun Spanyol juga mengklaim wilayah itu.

"Kami memiliki alasan untuk meyakini bahwa Grace 1 membawa minyak mentah ke kilang Banyas di Suriah. Kilang itu milik entitas yang dikenai sanksi Uni Eropa terhadap Suriah. Kami menahan kapal dan muatannya," kata Kepala Menteri Gibraltar, Fabian Picardo, dalam pernyataan.

Penahanan kapal sepanjang 330 meter itu terjadi di tengah situasi hubungan Iran dan Uni Eropa yang sensitif. Iran sebelumnya menyatakan akan meningkatkan pengayaan uraniumnya setelah 7 Juli 2019, melebihi batas yang tercantum dalam kesepakatan nuklir 2015.

Ini sebagai respons atas sanksi ekonomi yang diberlakukan AS setelah insiden serangan drone dan beberapa kapal tanker di Teluk Oman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
1 hari lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
15 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
1 hari lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
1 hari lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal