Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sampai 7 Tuntutannya Dipenuhi AS

Anton Suhartono
Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz sampai tujuh tuntutannya dipenuhi Amerika Serikat (Foto: AP)

Di tengah situasi tersebut, Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling krusial dalam konflik. Iran sebelumnya menawarkan pembukaan kembali jalur pelayaran strategis itu selama tujuh hari dengan sejumlah persyaratan.

Namun, dengan pernyataan terbaru Ghalibaf, Teheran menegaskan bahwa pembukaan Selat Hormuz bukan lagi sekadar persoalan negosiasi teknis. Iran menjadikannya bagian dari tuntutan yang lebih luas kepada AS.

Teheran sekaligus menunjukkan bahwa tekanan militer dan diplomasi akan berjalan beriringan. Iran mengaku siap melanjutkan pertempuran, tetapi pada saat yang sama tetap membuka ruang untuk negosiasi jika tuntutannya dipenuhi.

Dengan demikian, nasib Selat Hormuz kini kembali berada di tengah tarik-menarik kepentingan Iran dan AS. Selama tujuh tuntutan Teheran belum dipenuhi, Iran menegaskan jalur perairan strategis tersebut tidak akan dibuka sepenuhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

10 jam lalu

Menlu Iran Araghchi Diusir AS, Ini Respons Teheran

13 jam lalu

Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

12 jam lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal