Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sampai 7 Tuntutannya Dipenuhi AS

Anton Suhartono
Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz sampai tujuh tuntutannya dipenuhi Amerika Serikat (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz sampai tujuh tuntutannya dipenuhi Amerika Serikat (AS). Sikap keras tersebut disampaikan setelah Teheran sebelumnya mengajukan proposal untuk membuka kembali jalur perairan strategis itu dalam waktu tujuh hari.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan negaranya tidak akan bertekuk lutut menghadapi tekanan AS. Iran, kata dia, siap menghadapi semua kemungkinan, baik melanjutkan perang maupun kembali ke meja perundingan.

Menyinggung sejumlah usulan baru yang disampaikan AS melalui negara mediator setelah proposal pembukaan Selat Hormuz diajukan Iran, Ghalibaf menegaskan kembali bahwa pembukaan jalur tersebut tetap bergantung pada pemenuhan tujuh tuntutan Teheran.

Tujuh tuntutan tersebut disusun berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang ditandatangani oleh presiden Iran dan AS pada 17 Juni lalu. Namun, kesepakatan itu hanya bertahan hingga awal Juli sebelum kembali pecah setelah serangan AS.

Salah satu tuntutan utama Iran adalah penghentian blokade maritim AS yang mencegah ekspor minyak serta barang-barang Iran lainnya. Teheran juga menuntut pencairan aset Iran yang dibekukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
30 menit lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

54 menit lalu

Menlu Iran Araghchi Diusir AS, Ini Respons Teheran

4 jam lalu

Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

3 jam lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal