Iran: Tidak Ada Pembicaraan dengan AS Dalam Keadaan Apa pun

Nathania Riris Michico
Ilustrasi benderan AS dan bendera Iran.

Oman memainkan peran penting dalam menyatukan negosiator Iran dan AS untuk pembicaraan awal yang akhirnya mengarah pada kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan negara-negara besar termasuk Amerika Serikat.

Namun, pada Mei 2018, Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan dan menerapkan kembali sanksi yang sudah dicabut sebagai imbalan karena Iran meningkatkan kembali program nuklirnya.

Dengan ketegangan yang makin memuncak antara kedua belah pihak, situasi kian memanas peningkatan setelah AS mencap Pengawal Garda Revolusi Iran sebagai "organisasi teroris asing".

AS juga mengerahkan kelompok kapal induk dan pengebom B-52 ke Timur Tengah atas dugaan "ancaman" Iran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 jam lalu

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Desak AS Penuhi Tuntutan Iran untuk Akhiri Perang

19 jam lalu

Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran

22 jam lalu

Setelah Bidik Kabel Internet Bawah Laut Selat Hormuz, Iran Ancam Aset Politik AS

23 jam lalu

Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Trump Ketakutan Jelang Pemilu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal