Iran: Tidak Ada Pembicaraan dengan AS Dalam Keadaan Apa pun

Nathania Riris Michico
Ilustrasi benderan AS dan bendera Iran.

Oman memainkan peran penting dalam menyatukan negosiator Iran dan AS untuk pembicaraan awal yang akhirnya mengarah pada kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan negara-negara besar termasuk Amerika Serikat.

Namun, pada Mei 2018, Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan dan menerapkan kembali sanksi yang sudah dicabut sebagai imbalan karena Iran meningkatkan kembali program nuklirnya.

Dengan ketegangan yang makin memuncak antara kedua belah pihak, situasi kian memanas peningkatan setelah AS mencap Pengawal Garda Revolusi Iran sebagai "organisasi teroris asing".

AS juga mengerahkan kelompok kapal induk dan pengebom B-52 ke Timur Tengah atas dugaan "ancaman" Iran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 jam lalu

Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand

13 jam lalu

Trump Sebut AS Segera Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Tersembuyi Iran

14 jam lalu

Iran Ancam AS: Timbunlah Bahan Bakar, Anda Akan Lewati Bulan-Bulan yang Kelam!

1 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal