Iran Ungkap Kondisi Terkini Fasilitas Nuklirnya Setelah Dibom AS

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan fasilitas nuklir Fordow Iran mengalami kerusakan serius bahkan hancur akibat serangan AS (Foto: Planet Labs via AP)

TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri Iran (Menlu) Abbas Araghchi mengungkap kondisi terkini fasilitas nuklir yang dibom Amerika Serikat (AS) dalam serangan pada 22 Juni.

Dia menegaskan, salah satu dari tiga fasilitas nuklir yang menjadi target serangan, Fordow, mengalami kerusakan serius dan parah.

"Tidak seorang pun tahu persis apa yang terjadi di Fordow. Meski begitu, yang kami ketahui sejauh ini fasilitas tersebut telah rusak parah dan parah," kata Aragchi, kepada CBS News, dikutip Rabu (2/7/2025).

Dia menambahkan Badan Energi Atom Iran masih melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tiga fasilitas yang menjadi target, termasuk Fordow. Laporannya akan diserahkan kepada pemerintah sesegera mungkin.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya menegaskan, serangan pesawat-peswat tempurnya sepenuhnya melenyapkan program nuklir Iran. Meski demikian belum ada penilaian yang valid untuk mengetahui kondisi dari fasilitas tersebut, apalagi berada jauh di bawha tanah.

Pernyataannya itu bertentangan dengan penilaian awal komunitas intelijen AS yang menyebutkan fasilitas tidak hancur sepenuhnya. Bahkan Iran bisa melanjutkan pengayaan uranium beberapa bulan mendatang. Meski demikian bos CIA kemudian membenarkan pernyataan Trump soal kehancuran fasilitas nuklir Iran, terutama Fordow.

Bos Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi juga meragukan kehancuran fasilitas nuklir Iran. Dia menegaskan Iran punya kemampuan yang tak bisa dianggap enteng dalam memproduksi uranium yang diperkaya dan bisa melanjutkan program nuklirnya dalam beberapa bulan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

2 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

9 hari lalu

IRGC Klaim Serang Pusat Data Amazon AWS dan Fasilitas Militer AS di Bahrain

10 hari lalu

Konflik AS-Iran Mereda, Pengamat: Bisa Jadi Hanya Jeda Sebelum Perang Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal