ISIS nengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di rumah sakit militer di Kabul, Afghanistan (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

KABUL, iNews.id - Serangan bom disusul penembakan terjadi di rumah sakit milter Sardar Mohammad Daud Khan Kabul, Afghanistan, Selasa (2/11/2021). ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dua ledakan besar mengguncang pintu rumah sakit militer terbesar di Afghanistan tersebut sebelum beberapa orang bersenjata melepaskan tembakan membabi buta. Sebanyak 25 orang tewas dan 50 lainnya mengalami luka akibat serangan itu.

Media corong ISIS, Amaq, melalui Telegram mengonfirmasi keterlibatan kelompok ISIS-K yang merupakan afiliasi gerakan di Irak dan Suriah.

Juru Bicara pemerintahan Taliban Afghanistan Zabihullah Mujahid mengatakan seluruh penyerang tewas dalam peristiwa tersebut. Sempat terjadi baku tembak antara pelaku dengan pasukan keamanan.

Mujahid mengatakan, pemerintah mengerahkan pasukan khusus dengan menerjunkan mereka dari helikopter. Seluruh pelaku tewas di pintu dan halaman rumah sakit, sebelum mereka masuk lebih dalam ke bangunan dengan 400 tempat tidur tersebut.

Sementara itu di antara korban tewas adalah Mawlawi Hamdullah Mukhlis, kepala korps militer Kabul yang juga salah satu komandan senior Taliban yang pertama kali memasuki istana presiden saat perebutan pemerintahan pada Agustus lalu.

Saksi mata melihat sedikitnya dua helikopter terbang di atas rumah sakit saat serangan berlangsung. Ini merupakan pertama kalinya pasukan khusus Taliban menggunakan helikopter peninggalan pemerintahan sebelumnya dalam operasi militer.

Ledakan ini menambah daftar serangan dan pembunuhan yang terus terjadi sejak Taliban berkuasa. ISIS-K merupakan musuh bebuyutan Taliban yang terus merongrong keamanan di Afghanistan, termasuk Kabul dan kota-kota besar lainnya.

Serangan ISIS sebelumnya menyasar masjid yang menewaskan puluhan orang. ISIS juga pernah menyerang rumah sakit pada 2017 menewaskan lebih dari 30 orang.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT