Israel Bakal Caplok Tanah Palestina Lagi, Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

Anton Suhartono
Israel akan menyetujui pembangunan 4.500 rumah baru bagi pemukim Yahudi di Tepi Barat (Foto: Reuters)

Sementara itu faksi perlawanan Palestina yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, mengecam keputusan itu.

"Tidak akan memberikan (Israel) legitimasi atas tanah kami. Rakyat kami akan melawan dengan segala cara," bunyi pernyataan Hamas.

Sejak memegang kendali pemerintahan pada Januari 2023, koalisi pendukung Netanyahu telah menyetujui lebih dari 7.000 unit rumah baru, paling jauh di Tepi Barat. Selain itu koalisi juga mengamandemen UU yang membuka jalan bagi para pemukim untuk kembali ke empat lokasi yang sebelumnya telah dievakuasi.

Komunitas internasional menganggap permukiman yang dibangun di atas tanah yang direbut Israel dalam Perang Arab-Israel 1967 sebagai ilegal. Perluasan permukiman Yahudi menjadi pemicu langgengnya konflik Israel-Palestina.

Palestina sedang berusaha mendirikan negara merdeka meliputi Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Namun Israel menyebut Yerusalem sebagai ibu kotanya yang tak bisa dibagi. Pembicaraan damai yang ditengahi oleh AS sejak 2014 dibekukan, yakni solusi dua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

17 jam lalu

Presiden Iran: Israel Punya Senjata Nuklir, Kami yang Dibom

20 jam lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

1 hari lalu

Board of Peace Rilis Proyek Pemulihan Gaza Selama 6 Bulan, Habiskan Rp43 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal