Israel Bakal Tambah Utang Rp940 Triliun untuk Biayai Perang di Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Asap membubung tinggi di Gaza, Palestina, setelah Israel menggempur habis-habisan kota itu beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

Pada Januari, Pemerintah Israel menyetujui anggaran 2024, meningkatkannya sebesar 15 miliar dolar AS, karena tingginya pengeluaran di tengah operasi militer melawan Hamas

Pada 7 Oktober, Hamas melancarkan serangan ke Israel Selatan lewat operasi yang disebut "Banjir al-Aqsa". Menurut kelompok pejuang itu, serangan tersebut sebagai pembalasan atas kejahatan Israel yang semakin meningkat terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza.  

Selama Operasi Banjir al-Aqsa, Hamas menawan sekitar 240 orang Israel dan menewaskan 1.200 orang di wilayah zionis. Israel lalu menanggapinya dengan melakukan serangan balik ke Jalur Gaza.  

Sejak itu, pasukan zionis berulang kali meluncurkan rudal ke Gaza, diikuti dengan serangan darat, hingga menewaskan lebih dari 29.606 warga Palestina dan melukai puluhan ribu lainnya di wilayah kantong itu.  

Pada akhir November, Hamas membebaskan lebih dari 100 tawanan Israel saat jeda pertempuran berlangsung antara kedua pihak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Nasional
9 jam lalu

Indonesia, Saudi hingga Turki Kutuk Keras Ulah Israel Tutup Masjid Al Aqsa

Internasional
11 jam lalu

Gubernur California Kritik Keras Netanyahu, Sebut Israel Negara Apartheid

Internasional
16 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal