Rencana Ben Gvir mengungkap pengusiran 250.000 warga Gaza pada tahun pertama, 1,11 juta dalam 3 tahun, dan sekitar 1,86 juta dalam 7 tahun. Inisiatif tersebut mencakup kepastian negara tujuan bagi setiap individu atau keluarga yang meninggalkan Gaza beserta status hukum, dokumentasi, visa, uang saku perjalanan, dan perumahan.
Selain itu warga Gaza yang mau pindah akan mendapat pelatihan kecakapan kerja, bantuan pekerjaan, dan bantuan uang hingga 24 bulan.
Dia juga akan menjadikan rencana itu sebagai bahan kampanye pemilu yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Partai Kekuatan Yahudi yang dipimpinnya juga berencana menjadikan rencana tersebut sebagai tuntutan utama kepada partai-partai yang ingin bergabung dalam koalisi pemerintahan berikutnya.
Selain membiayai warga Gaza, Israel juga akan memberi bantuan keuangan kepada negara dan entitas yang terlibat menampung mereka.
Untuk mewujudkan rencana tersebut pemerintah Israel membutuhkan investasi awal 10 miliar shekel atau sekitar Rp58,6 triliun.