YERUSALEM, iNews.id - Israel kembali mendesak Hamas untuk menyerah pada, Minggu (7/9/2025). Hal ini disampaikan saat pasukan negara tersebut kembali melancarkan serangan di pusat kota terbesar Gaza, tempat ratusan ribu warga Palestina mencari perlindungan.
Melansir Reuters, Menteri Luar Negeri (Menlu) Gideon Saar mengatakan, perang dapat segera berakhir jika Hamas membebaskan para sandera yang tersisa di Gaza dan meletakkan senjatanya.
"Kami akan sangat senang mencapai tujuan ini dengan cara politik," ujar Saar kepada wartawan di Yerusalem.
Menanggapi desakan tersebut, pejabat senior Hamas, Basem Naim mengatakan bahwa mereka tidak akan meletakkan senjata.
Namun, pihaknya akan membebaskan semua sandera jika Israel setuju untuk mengakhiri perang dan menarik pasukannya dari Gaza. Ini merupakan sikap yang telah lama menjadi posisi kelompok militan Palestina tersebut.