Israel Pertanyakan Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump: Siapa yang Akan Berkuasa?

Anton Suhartono
Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu tanda tanya besar di Israel (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu tanda tanya besar di Israel. Sejumlah pejabat, terutama dari kubu sayap kanan, mempertanyakan siapa sebenarnya yang akan menguasai Jalur Gaza setelah perang jika rencana tersebut dijalankan.

Menteri Urusan Permukiman Israel Orit Strock secara terbuka mengecam Dewan Perdamaian Gaza dan menyebut inisiatif itu sarat masalah. 

Menurut dia, rencana tersebut tidak memberikan jawaban jelas mengenai otoritas yang akan memerintah Gaza pasca-operasi militer Israel.

“Jika tentara Israel masuk kembali dan menduduki Gaza, kepada siapa wilayah itu akan diserahkan? Pertanyaan ini tidak pernah dijawab,” kata Strock, dalam wawancara dengan radio Galey Israel, dikutip Selasa (27/1/2026).

Strock menilai Israel tidak boleh mengulangi kesalahan masa lalu. Dia merujuk pada penarikan pasukan Israel dari Gaza pada 2005 yang disertai pembongkaran permukiman Yahudi, namun menurutnya justru berujung pada meningkatnya ancaman keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

12 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

16 jam lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

24 jam lalu

AS Gempur Iran Lagi, Trump: Jika Membalas Akan Kami Musnahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal