Israel Rebut Tanah Palestina Lagi, Setujui Pembangunan Ratusan Rumah Pemukim Yahudi

Anton Suhartono
Israel kembali menyetujui pembangunan ratusan pemukim di Bethlehem, Tepi Barat (Foto: Reuters)

Percepatan pemekaran permukiman, lanjut dia, jelas bertujuan untuk menguasai wilayah selatan dan timur sehingga bisa disatukan.

Israel telah membangun dan memperluas permukiman ilegal di tanah tersebut selama puluhan tahun. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun lalu mengumumkan rencana untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat, namun ditunda.

Saat ini, lebih dari 450.000 warga Israel tinggal di permukiman wilayah itu, belum termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, rumah bagi lebih dari 2,8 juta warga Palestina.

Israel menduduki Jalur Gaza, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, setelah perang Arab-Israel pada 1967.

Palestina menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

2 hari lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

2 hari lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

2 hari lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal