Israel Sita 1,8 Juta Meter Persegi Lahan Palestina, Warga Hanya Diberi Waktu 14 Hari

Anton Suhartono
Israel hanya memberi waktu 14 hari bagi warga Tepi Barat mengajukan keberatan atas penyitaan lahan mereka (Foto: AP)

Ancaman Kehilangan Mata Pencarian

Penyitaan ini mencakup area kebun zaitun produktif, sebagian merupakan sumber pendapatan satu-satunya bagi keluarga Palestina. Sebastia yang dikenal sebagai kawasan wisata sejarah juga terancam kehilangan pengunjung jika akses dikendalikan oleh otoritas Israel dengan alasan pengelolaan situs arkeologi.

Bagi warga, hilangnya lahan berarti hilangnya masa depan. Banyak yang mulai menimbang kemungkinan migrasi atau meninggalkan desa, sesuatu yang mereka hindari selama puluhan tahun konflik.

Dalih Arkeologi Jadi Senjata Hukum Baru

Israel menyebut lahan itu diperlukan untuk mengembangkan situs arkeologi. Namun setelah Knesset mengesahkan undang-undang 2024 yang memperluas wewenang Otoritas Purbakala Israel ke seluruh Tepi Barat, banyak pihak menilai dalih arkeologi kini digunakan sebagai alat legal untuk memperluas kontrol teritorial.

Bagi warga Palestina, keputusan ini bukan hanya soal sejarah, melainkan strategi baru yang membungkus ekspansi wilayah dalam balutan sains dan pelestarian budaya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Akui Somaliland Negara Merdeka, Menlu Israel Langsung Berkunjung

Internasional
7 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
7 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Internasional
7 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal