Israel Tak Izinkan Penjinak Bom Masuk Gaza meski Banyak Amunisi Belum Meledak

Anton Suhartono
Ribuan bom dan amunisi yang dijatuhkan Israel tak semua meledak (Foto: AP)

Penjinak Bom Takut Jadi Sasaran

Situasi di lapangan semakin rumit bagi tim kemanusiaan. 

Nicholas Orr, mantan penjinak ranjau militer Inggris yang bekerja untuk LSM Handicap International di Gaza, mengaku tidak bisa menjalankan tugasnya dengan aman karena pengawasan udara Israel masih berlangsung ketat.

“Jika mereka melihat seseorang menggali atau memindahkan benda mencurigakan, bisa saja dikira sedang mengumpulkan bahan peledak untuk senjata. Itu risiko besar bagi kami,” ujarnya.

Senjata yang belum meledak, mulai dari bom udara, granat, hingga peluru, masih tersebar di bawah puing-puing bangunan. Situasi ini membuat warga Gaza hidup dalam ketakutan baru, bukan karena serangan, tetapi karena bahaya tersembunyi di bawah kaki mereka sendiri.

“Risikonya sangat besar. Kami memperingatkan warga yang kembali ke rumah untuk berhati-hati dan memastikan lingkungan mereka aman,” ujar Anne-Claire Yaeesh, Direktur Handicap International untuk wilayah Palestina.

Dia menjelaskan, bom yang terkubur di antara reruntuhan sangat berisiko meledak sewaktu-waktu, terutama saat pembersihan dilakukan menggunakan alat berat. 

“Kepadatan wilayah perkotaan di Gaza memperparah bahaya, karena ruang gerak untuk evakuasi sangat terbatas,” tambahnya.

Badan-badan kemanusiaan di bawah koordinasi Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) kini memprioritaskan pembersihan jalur utama yang digunakan ribuan pengungsi untuk kembali ke rumah. Namun tanpa izin masuk bagi peralatan penjinak, proses itu berlangsung sangat lambat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas Tunda Pilpres dan Pileg Palestina Tahun Depan

2 hari lalu

Keji! Israel Lukai-Bunuh Warga Palestina Tiap 90 Menit sejak Gencatan Senjata Gaza

3 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

4 hari lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal