Israel Tutup Perbatasan Rafah usai Tuding Hamas Ingkari Gencatan Senjata

Aditya Pratama
PM Israel Benjamin Netanyahu akan tetap menutup perlintasan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir hingga pemberitahuan lebih lanjut. (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Perdana Menteri (PM) IsraelBenjamin Netanyahu akan tetap menutup perlintasan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pembukaan kembali perlintasan tersebut akan bergantung pada penyerahan jenazah para sandera oleh Hamas.

Sebelumnya, kedua belah pihak terus saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata.

Melansir Reuters, pernyataan Netanyahu muncul tak lama setelah Kedutaan Besar Palestina di Mesir mengumumkan bahwa perlintasan Rafah, pintu gerbang utama bagi warga Gaza untuk meninggalkan dan memasuki wilayah kantong tersebut, akan dibuka kembali pada hari Senin untuk masuk ke Gaza.

Pemerintah Netanyahu dan Hamas saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) selama berhari-hari. Departemen Luar Negeri AS mengaku telah menerima laporan kredibel yang menunjukkan pelanggaran gencatan senjata yang akan segera terjadi oleh Hamas terhadap rakyat Gaza.

Departemen Luar Negeri menambahkan, serangan yang direncanakan terhadap warga sipil Palestina akan menjadi pelanggaran langsung dan berat terhadap perjanjian gencatan senjata.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal