Jadi Mata-Mata Rusia, Ilmuwan 84 Tahun Divonis 12 Tahun Penjara

Nathania Riris Michico
Pengadilan Ukraina menjatuhkan vonis 12 tahun penjara terhadap ilmuwan berusia 84 tahun. (Foto: Getty Images)

"Jika saya lebih muda, saya mungkin akan bergabung dengan (Igor) Strelkov," ucap Logunov, dalam wawancara dengan televisi Ukraina, merujuk pada mantan pemimpin separatis pro-Rusia.

Dilaporkan televisi lokal Ukraina, 1+1, Logunov mendapatkan laporan rahasia soal pengembangan teknologi militer baru milik Ukraina dan bersiap menyerahkannya secara personal kepada Rusia sebelum ditangkap.

Konflik antara separatis pro-Rusia dan tentara Ukraina menewaskan lebih dari 10.000 orang sejak pecah pada 2014.

Baik Ukraina maupun negara-negara Barat menuding Rusia memberikan dukungan militer kepada kelompok separatis pro-Rusia itu. Tudingan itu telah dibantah Rusia meskipun banyak laporan kredibel soal kehadiran tentara Rusia di zona konflik di Ukraina Timur.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
5 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
5 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
6 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal