Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju "Tengah Malam"

Anton Suhartono
Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1), 85 detik menuju tengah malam (Foto: AP)

Presiden dan CEO Buletin Ilmuwan Atom Alexandra Bell memperingatkan tentang situasi berbahaya ini. 

"Apa yang kita lihat sekarang merupakan krisis ganda dari semua ancaman ini yang datang bersamaan dengan kepemimpinan yang sangat buruk, kurangnya keberanian dari para pemimpin seluruh dunia," ujarnya, di Carnegie Endowment for International Peace, Washington DC.

Namun dia mengingatkan, semua orang bisa berperan memutar kembali jam ke posisi lebih jauh dari "kiamat". 

Bell mengajak semua orang untuk memainkan peran seraya mendesak para pemimpin dunia mereka melakukan tindakan yang mengurangi ancaman kehancuran dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Arahan Prabowo, Indonesia bakal Tangani Perubahan Iklim Bersama Jepang

Internasional
4 hari lalu

Merasa Dikhianati, Iran Bakal Keluar dari Kesepakatan Nuklir Internasional NPT

Internasional
8 hari lalu

Bela Iran, Kim Jong Un Sebut AS Negara Teroris Agresor Singgung Senjata Nuklir

Internasional
14 hari lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal