Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju "Tengah Malam"

Anton Suhartono
Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1), 85 detik menuju tengah malam (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1/2026), jarumnya mendekati tengah malam, menandakan dunia semakin dekat dengan kehancuran.

Jam kiamat dibuat oleh para ilmuwan atom sebagai bentuk penafsiran terhadap potensi kehancuran dunia. Awalnya dipicu oleh potensi perang nuklir, namun kemudian berkembang ke isu lingkungan dan perubahan iklim.

Buletin Ilmuwan Atom mengumumkan, jarung jam di-setting berada pada 85 detik menuju tengah malam. Para ilmuwan memajukan jam tersebut 4 detik dibandingkan posisi terakhirnya pada 2025. Ini merupakan posisi terdekatnya dengan angka nol atau tengah malam, sejak dibuat pada 1947.

Perubahan posisi jarum jam ditandai dengan meningkatnya beberapa risiko, termasuk semakin meluasnya persenjataan nuklir, perubahan iklim, penyalahgunaan bioteknologi, serta pengembangan kecerdasan buatan yang sembrono.

Para ilmuwan juga menyebut perubahan waktu jam disebabkan semakin agresifnya permusuhan melibatkan Rusia, China, Amerika Serikat, serta negara-negara besar lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Kementan Siapkan 56.000 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Nasional

5 hari lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

7 hari lalu

Prabowo Tugaskan BRIN Cari Sumber Air Baru untuk Antisipasi Perubahan Iklim

25 hari lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal