Jangan Keluarkan Rusia dari G20, Jika Tak Mau Krisis Pangan Global Makin Buruk

Ahmad Islamy Jamil
Indonesia pada tahun ini menjadi Presidensi G20 dan siap menyambut para delegasi internasional menghadiri KTT di Bali, November nanti (ilustrasi). (Foto: ANTARA)

Indonesia—yang saat ini menduduki Presidensi G20—telah menegaskan netralitasnya dalam masalah konflik Ukraina. Indonesia akan tetap mengundang semua anggota G20 dalam konferensi tingkat tinggi (KTT), seperti para presidensi sebelumnya. Menurut rencana, KTT G20 tahun ini akan dilangsungkan di Bali pada November nanti.

Operasi militer Rusia di Ukraina sejak Februari lalu mendorong kenaikan tajam harga pangan di seluruh dunia dan memicu kekurangan tanaman pokok di beberapa bagian Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika Utara, menurut para pejabat PBB.

Rusia dan Ukraina tercatat sebagai lumbung pangan dunia. Kedua negara bekas Uni Soviet ini menyumbang 25 persen dari ekspor gandum dan 16 persen dari ekspor jagung dunia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

3 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

3 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

5 jam lalu

Bukti Ganasnya Pembalasan Iran, Foto-Foto Kehancuran Pangkalan Militer AS Dirilis Media

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal