Jepang Bisa Punah jika Jumlah Penduduk Terus Menurun

Anton Suhartono
Jepang terancam punah jika anjloknya populasi tak segera tertangani (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Masako Mori, penasihat Perdana Menteri JepangFumio Kishida, memperingatkan negaranya berisiko punah jika anjloknya jumlah penduduk tak segera tertangani. Pernyataan itu disampaikan Mori setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jepang mengungkap data statistik tahunan terbaru mengenai angka kematian dan tingkat kelahiran. 

Terungkap, jumlah orang yang meninggal dunia hampir dua kali lipat lebih banyak daripada bayi yang lahir, yakni 1,58 juta kematian berbanding dengan 799.728 kelahiran.

"Jika terus seperti ini, negara akan punah. Orang-orang yang harus menjalani proses penghilangan akan menghadapi kerugian besar. Penyakit mengerikan akan menimpa anak-anak itu," kata Mori, dikutip dari RT.

Angka yang dirilis kemenkes melanjutkan tren penurunan jumlah penduduk Jepang dalam 10 tahun terakhir. Pada 2022, angka kelahiran turun di bawah 800.000 untuk pertama kalinya. 

Di sisi lain populasi Jepang juga terus menua, dengan usia rata-rata 49 tahun. Jumlah orang yang berusia di atas 65 tahun lebih dari 29 persen, menjadikan Jepang negara kedua di dunia dengan populasi tertua, yakni di bawah Monaco.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

2 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

2 hari lalu

Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Apresiasi dan Anugerahkan Tanda Kehormatan

5 hari lalu

Perjalanan Cinta Jerome Polin dan Gracia Caroline, dari Adik Kelas di Jepang hingga Segera Menikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal