TOKYO, iNews.id – Kim Jong Un kembali menghilang dari pandangan publik. Jepang pun mengaku memiliki sejumlah kecurigaan terkait dengan kesehatan pemimpin Korea Utara itu. Apalagi, beberapa bulan belakangan memang beredar berbagai spekulasi yang simpang siur tentang kondisi jasmani sang diktator.
Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, mengungkapkan kekhawatirannya akan kesehatan Kim Jong Un dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (25/6/2020), atau bertepatan dengan peringatan ke-70 tahun dimulainya Perang Korea. Kim sempat menghilang selama hampir tiga pekan pada April lalu. Ada beberapa laporan bahwa tokoh komunis itu telah meninggal atau sakit parah setelah operasi jantung.
Pada 1 Mei, Kim Jong Un akhirnya digambarkan muncul dalam acara peresmian sebuah pabrik pupuk baru di negaranya. Akan tetapi, mulai sejak itu, dia kembali menghilang dari pantauan publik.
“Kami memiliki beberapa kecurigaan tentang kesehatannya (Kim Jong-un),” kata Kono seperti dilaporkan The Sun dan dikutip kembali Daily Mail, Jumat (26/6/2020).
Dia mengatakan, ada “gerakan sangat aneh” di Korea Utara lantaran Kim berusaha agar tidak terinfeksi virus corona (Covid-19). Menurut Kono, virus itu sebenarnya telah menyebar ke seluruh negeri Korea Utara.