Jerman Bakal Kirim 2.700 Rudal Antipesawat ke Ukraina?

Ahmad Islamy Jamil
Rudal antipesawat dari jenis The Medium Extended Air Defense System (MEADS) dipamerkan di Schrobenhausen, Jerman, pada 2015. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Jerman sedang mempertimbangkan untuk memasok 2.700 rudal antipesawat ke Ukraina. Pertimbangan itu muncul tatkala Kiev mati-matian berjuang untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia. 

Rencana pengiriman ribuan rudal ke Ukraina itu diungkapkan seorang sumber di Pemerintah Jerman kepada Reuters, Kamis (3/3/2022).

Kantor berita Jerman, DPA, sebelumnya melaporkan bahwa Kementerian Ekonomi Jerman telah menyetujui penyediaan rudal Strela buatan Uni Soviet. Rudal tersebut menjadi bagian dari inventaris tentara bekas Jerman Timur (Republik Demokratik Jerman) pada era Perang Dingin.

Kendati demikian, Dewan Keamanan Federal Jerman belum menyetujui rencana tersebut. “(Namun) rudal-rudal itu siap untuk diangkut (ke Ukraina),” kata sumber tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu (27/2/2022) lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan, negaranya akan memasok Ukraina dengan senjata antitank defensif, rudal permukaan-ke-udara, serta amunisi. 

Menurut Scholz, Berlin akan memasok Kiev dengan 1.000 senjata antitank dan 500 rudal permukaan-ke-udara Stinger dari saham Bundeswehr. “Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik. Adalah tugas kami untuk melakukan yang terbaik untuk mendukung Ukraina dalam mempertahankan diri melawan tentara invasi Putin (Presiden Rusia Vladimir Putin),” ungkap Scholz di Twitter, akhir pekan lalu.

Berlin juga menyetujui pengiriman 400 RPG dari Belanda dan permintaan Estonia untuk meneruskan howitzer GDR lama ke Ukraina. Finlandia membeli howitzer itu pada dekade 90-an, setelah runtuhnya Tembok Berlin. Helsinki kemudian menjual kembali senjata itu ke Estonia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

16 jam lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

1 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

1 hari lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal