Jerman Legalkan Ganja, Warga Boleh Merokok dan Tanam di Rumah

Anton Suhartono
Jerman melegalkan ganja terhitung mulai Senin (1/4) untuk kalangan berusia di atas 18 tahun (Foto: Reuters)

Pemerintahan koalisi yang dipimpin Kanselir Olaf Scholz menilai legalisasi ganja akan membantu membendung meningkatnya pasar gelap.

Namun, sejumlah praktisi medis memperingatkan, pelegalan ganja bisa menimbulkan risiko tinggi di kalangan generasi muda.

“Dari sudut pandang kami, undang-undang ini adalah sebuah bencana,” kata Katja Seidel, terapis di Tannenhof Berlin-Brandenburg, pusat kecanduan narkoba, dikutip dari AFP.

Senada dengan Seidel, Profesor Ray Walley dari Komite Tetap Dokter Eropa memperingatkan ganja dapat membuat ketagihan. Dampak UU tersebut bisa meningkatkan penggunaan serta berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama di kalangan generasi muda.

Keluhan juga datang dari kepolisian Jerman dengan keprihatinan. Disebutkan tanggal 1 April akan menandai dimulainya masa kekacauan di negara tersebut. Para ahli memperkirakan permintaan akan melampaui pasokan karena akan memakan waktu berbulan-bulan sebelum klub ganja terbentuk dan beroperasi.

“Kami memperkirakan pasar gelap akan menguat,” kata Alexander Poitz, dari Persatuan Kepolisian Jerman (GdP).

Data resmi tahun 2021 mengungkap, 8,8 persen orang dewasa berusia 18-64 tahun di Jerman telah menggunakan ganja setidaknya sekali dalam 12 bulan sebelumnya. Sementara kalangan orang berusia 12 hingga 17 tahun, jumlahnya hampir 10 persen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kanselir Jerman Sindir Era Trump, Hubungan dengan AS Tak seperti Masa Kennedy dan Reagan

3 hari lalu

2 Negara Bagian Jerman Gelar Pemilu, Posisi Kanselir Friedrich Merz Jadi Sorotan

6 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

9 hari lalu

BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja di Pasaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal