Jerman Ogah Kirim Senjata Berat untuk Bantu Ukraina, Ternyata Ini Alasannya....

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman, Olaf Scholz. (Foto: Reuters)

“Itulah mengapa semakin penting bahwa kita mempertimbangkan setiap langkah dengan sangat hati-hati dan berkoordinasi erat satu sama lain. Untuk menghindari eskalasi (Rusia) terhadap NATO adalah prioritas utama bagi saya,” kata Scholz.

“Konsekuensi dari kesalahan (dalam mengambil kebijakan terkait ini) akan sangat dramatis,” tuturnya.

Sebelumnya, Scholz sempat berdalih stok persenjataan Jerman sendiri terlalu sedikit untuk dikirim ke medan perang yang berat di Ukraina.

Secara terpisah, Scholz juga membela keputusannya untuk tidak segera mengakhiri impor gas Rusia oleh Jerman, sebagai respons atas agresi militer Rusia di Ukraina.

“Saya sama sekali tidak melihat bagaimana embargo gas akan mengakhiri perang. Jika Putin (Presiden Rusia Vladimir Putin) terbuka terhadap argumen ekonomi, dia tidak akan pernah memulai perang gila ini,” kata pemimpin Jerman itu.

“Kedua, Anda bertindak seolah-olah ini tentang uang. Tapi ini tentang menghindari krisis ekonomi yang dramatis dan hilangnya jutaan pekerjaan dan pabrik yang tidak akan pernah lagi membuka pintu mereka,” ujarnya lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Bangunan Bekas Markas Adolf Hitler Terbakar, Polisi Jerman Tangkap 1 Orang

8 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

9 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

10 hari lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal