Jerman Ogah Kirim Senjata Berat untuk Bantu Ukraina, Ternyata Ini Alasannya....

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman, Olaf Scholz. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Kanselir Jerman Olaf Scholz menilai konfrontasi militer langsung NATO dengan Rusia dapat menyebabkan Perang Dunia III. Karena itu, dia mewanti-wanti bahwa NATO harus menghindari konfrontasi semacam itu. 

Scholz menuai kritik, baik di dalam maupun di luar negeri, karena keengganan pemerintahnya untuk mengirimkan senjata berat—seperti tank dan howitzer—ke Ukraina. Padahal, negara-negara sekutu Barat lainnya berlomba-lomba meningkatkan pengiriman senjata mereka ke Kiev.

Sebagian kalangan berpendapat, pengiriman senjata berat ke Ukraina dapat membantu negara bekas Uni Soviet itu menangkis serangan Rusia. 

Dalam sebuah wawancara dengan Der Spiegel, Scholz ditanya mengapa Jerman tidak mengambil langkah serupa terhadap Ukraina. Dia berpendapat, pengiriman tank ke Kiev bisa saja memicu perang nuklir antara Barat dan Rusia. 

Dia mengingatkan, tidak ada pedoman atau standar baku untuk mengukur kapan Jerman dapat dianggap sebagai pihak yang terlibat dalam perang di Ukraina.

“Itulah mengapa semakin penting bahwa kita mempertimbangkan setiap langkah dengan sangat hati-hati dan berkoordinasi erat satu sama lain. Untuk menghindari eskalasi (Rusia) terhadap NATO adalah prioritas utama bagi saya,” kata Scholz.

“Konsekuensi dari kesalahan (dalam mengambil kebijakan terkait ini) akan sangat dramatis,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
1 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
4 hari lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal