Joe Biden Ancam Persulit Bantuan Militer AS ke Israel

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden memberikan peringatan kepada PM Israel Benjamin Netanyahu. Biden mengancam akan menerapkan sejumlah persyaratan kepada Israel untuk mendapatkan bantuan militer dari Amerika. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden AS Joe Biden mengancam akan mempersulit dukungan bagi Israel jika negara Yahudi itu gagal mengambil langkah nyata untuk melindungi para pekerja bantuan kemanusiaan dan warga sipil di Gaza. Ini adalah pertama kalinya Biden berupaya memanfaatkan bantuan AS untuk memengaruhi perilaku militer Israel.

Reuters melansir, peringatan itu disampaikan Biden dalam percakapan teleponnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (4/4/2024). Peringatan itu menyusul serangan mematikan militer Israel terhadap tujuh relawan dapur umum World Central Kitchen (WCK). Peristiwa tersebut memicu seruan baru dari para rekan Biden di Partai Demokrat untuk menerapkan sejumlah persyaratan pada bantuan AS ke Israel. 

Selama ini, Washington DC memberikan bantuan militer ke Tel Aviv tanpa syarat. Bahkan, bantuan senjata mematikan dari Amerika terus mengalir deras ke Israel tatkala korban sipil yang gugur akibat serangan brutal zionis di Gaza sudah menembus 33.000 jiwa. Sementara Israel hanya mengatakan serangan terhadap tujuh pekerja WCK itu adalah sebuah kesalahan.

Biden sendiri adalah pendukung setia Israel. Di menolak tekanan dari berbagai pihak yang memintanya agar membekukan bantuan atau menghentikan pengiriman senjata ke negara zionis tersebut. 

Namun, peringatannya pada Kamis menandai pertama kalinya politikus gaek dari Partai Demokrat itu mengancam akan menerapkan persyaratan pada bantuan militer unutk Israel. Menurut Reuters, hal tersebut merupakan sebuah perkembangan yang dapat mengubah dinamika perang di Gaza yang telah berlangsung hampir enam bulan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
13 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Internasional
14 jam lalu

Bela Iran, Rusia Kutuk Intervensi Amerika Cs terkait Demonstrasi Berdarah

Internasional
14 jam lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal