Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal

Anton Suhartono
Para hacker semakin ganas, kini menyerang badan nuklir AS serta perusahaan teknologi raksasa Microsoft (Foto: Reuters)

Badan Keamanan Nuklir Nasional yang berada di bawah Departemen Energi, pihak yang bertanggung jawab atas ketersediaan nuklir, menjadi sasaran serangan terbaru.

Juru Bicara Departemen Energi Shaylyn Hynes mengatakan, hasil penyelidikan yang sedang berlangsung, peretasan tidak memengaruhi fungsi keamanan nasional yang sensitif.

"Pada titik ini, penyelidikan menemukan malware telah diisolasi ke jaringan bisnis saja," kata Hynes, dikutip dari Reuters, Jumat (18/12/2020).

Selaian badan nuklir, serangan juga dialami tiga negara bagian. Namun sumber-sumber yang dimintai konfirmasi tidak menyebutkan nama tiga negara bagian tersebut.

Sebelumnya Badan Kemanan Infrastuktur dan Sibersekuruti menyatakan, kelakuan para peretas bisa menimbulkan risiko besar bagi pemerintah federal, negara bagian, dan lokal, infrastruktur penting, dan sektor swasta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Baru 5 Hari Menjabat, Jubir Baru Trump Dipecat

2 hari lalu

Trump Tegaskan AS Mungkin Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Rahasia Iran

2 hari lalu

Penembakan SD di Oregon Tewaskan 3 Anak, Pelaku 16 Tahun Ditembak Mati Warga

3 hari lalu

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal