Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal

Anton Suhartono
Para hacker semakin ganas, kini menyerang badan nuklir AS serta perusahaan teknologi raksasa Microsoft (Foto: Reuters)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Para hacker semakin ganas menyerang sistem teknologi informasi institusi pemerintah serta swasta Amerika Serikat. Badan nuklir Amerika Serikat dan tiga negara bagian menjadi korban terbaru pelaku peretasan yang diduga berasal dari Rusia.

Bukan hanya itu, perusahaan raksasa teknologi Microsoft ikut dibobol. Bahkan produknya diduga digunakan untuk serangan lebih lanjut ke para pengguna perangkat lunak perusahaan tersebut.

Namun perusahaan yang berbasis di Washington, Redmond, mendeteksi perangkat lunak yang digunakan merupakan prouduk SolarWinds. Penyelidikan Redmond sejauh ini belum menemukan peretas menggunakan sistem buatan Microsoft untuk menyerang para pengguna.

Pelaku memanfaatkan perangkat lunak sistem jaringan SolarWinds yang sudah digunakan secara luas untuk menyerang institusi pemerintah dan swasta AS.

Sebelum badan nuklir dan pemerintah negara bagian, hacker menyerang beberapa departemen termasuk keuangan dan perdagangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Mabuk dan Bikin Onar di Sukabumi, Bule Amerika Serikat Diusir dari Indonesia

8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

11 jam lalu

Nah, Iran Bantah Mohon-Mohon ke AS untuk Batalkan Serangan

13 jam lalu

Trump Sebut Perundingan Damai dengan Iran Dimulai Lagi Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal