Joe Biden Peringatkan Netanyahu Tak Serang Rafah Gaza: Itu Kesalahan!

Anton Suhartono
Joe Biden memperingatkan Benjamin Netanyahu untuk tak menggelar operasi darat ke Rafah, Jalur Gaza, Palestina (Foto: Reuters)

“Pada saat yang sama, saya yakin bahwa untuk mencapai tujuan tersebut Anda perlu strategi yang sukses dan strategi itu tidak boleh melibatkan operasi militer besar-besaran yang membahayakan ribuan nyawa warga sipil tak berdosa dan Rafah. Ada cara lain yang lebih baik'," kata Sullivan, menirukan pernyataan Biden kepada Netanyahu.

Sementara itu Netanyahu setuju untuk mengirim tim  untuk mendengarkan pandangan AS. Menurut Netanyahu, Israel menunda serangan ke Rafah sampai pertemuan tersebut berlangsung, diperkirakan berlangsung paling lambat awal pekan depan.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga 18 Maret 2024 telah menewaskan 31.700 orang lebih, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Selain itu lebih dari 73.700 lainnya terluka.

Lebih dari 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi dalam kondisi kekurangan makanan, air bersih, serta akses kepada layanan kesehatan. Israel masih memblokade bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 menit lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
17 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
18 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
22 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal