Jokowi Naikkan Pamor Sinovac usai Disuntik Vaksin Covid

Antara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) disuntik vaksin Covid-19, Rabu (13/1/2021). (Foto: ANTARA)

Berita kematian 23 orang berusia lanjut di Norwegia yang diduga terkait dengan vaksin Pfizer seakan menjadi amunisi bagi media-media China untuk melakukan serangan balik terhadap media-media Barat.

“Kenapa media AS bungkam soal kematian akibat vaksin Pfizer?” demikian judul editorial Global Times edisi 15 Januari 2021.

Harian yang dikelola Partai Komunis China itu juga menurunkan seruan pakar agar menangguhkan penggunaan vaksin Pfizer di kalangan orang tua berusia lanjut.

Jika terbukti disebabkan oleh vaksin tersebut, maka efek samping vaksin Pfizer dan vaksin yang menggunakan metode mRNA lainnya tidak sebaik yang diharapkan karena tujuan utama pemberian vaksin mRNA adalah untuk menyembuhkan pasien, demikian pernyataan Yang Zhanqiu, virolog dari Wuhan University.

Otoritas China memang merekomendasikan vaksinasi untuk kalangan usia 18 hingga 59 tahun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Nasional
13 jam lalu

Sidang Gugatan Ijazah di PN Solo, Penggugat Minta Jokowi Ucapkan Sumpah Pemutus

Nasional
4 hari lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Health
6 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal